Menu Close

ARTIKEL 59:

Memerangi Kesibukan:

Cara Menyelaraskan Prioritas-prioritas Harian Anda

dengan Nilai-nilai Seumur Hidup Anda

Kita semua memegang erat hal-hal yang kita yakini ada dalam DNA kita. Sebagian besar, Anda dan saya tahu apa yang baik untuk kita, tetapi bertindak berdasarkan hal itu setiap hari adalah suatu tantangan. Gangguan-gangguan (distractions) adalah bagian besar dari masalah itu dan ada banyak gangguan-gangguan pada saat ini, bukan? Baru-baru ini saya mendengar bahwa jika Anda seorang pekerja kerah putih, maka Anda rata-rata diinterupsi setiap 11 menit oleh berbagai bentuk komunikasi. Saya pikir angka itu tidak berbeda jauh untuk kita semua—Email, panggilan telepon, pesan teks, posting FB (Face Book), Instagram, dan lain sebagainya. Gangguan-gangguan ini menyita perhatian kita, meskipun hanya beberapa menit. Tetapi beberapa menit itu dapat menjadi hal yang kritikal terhadap bagaimana hari kita berjalan dan seberapa baik kita dalam menghidupi nilai-nilai kita secara konsisten.

Jadi, bagaimana kita melakukan, apa yang kita yakini penting di dunia yang bising dan sibuk ini?

Saya pertama-tama akan menawarkan ini: Kita harus menemukan tempat-tempat yang teduh di siang hari dan bersikap proaktif tentang hal itu. Bahkan tanpa henti akan terus melakukannya. Kesunyian (solitude) dan keheningan (silence) adalah tempat kita merencanakan aktivitas-aktivitas harian, membuat daftar, berdoa, mendengarkan apa yang Tuhan sampaikan kepada kita, dan lain sebagainya.

Saya kaget melihat betapa banyaknya orang-orang yang tidak memiliki saat-saat teduh di siang hari untuk berhenti sejenak dan berpikir. Dan, sejujurnya, dunia memang tidak dirancang untuk teduh lagi. Anda harus memasukkan kegiatan ini dalam agenda Anda. Secara tertulis.

Stimulus yang menyerang secara gencar tidak akan pernah berakhir jika kita membiarkannya. Jadi, rencanakanlah waktu setiap hari untuk bersaat teduh dan mempersiapkan diri. Ya, Anda mungkin harus mengadakan banyak penyesuaian-penyesuaian dari waktu ke waktu, tetapi jika Anda melakukannya secara teratur, itu akan menjadi sebuah kebiasaan (habit). Anda akan mulai melihat manfaatnya, dan dengan segera Anda akan memprioritaskannya “oasis” ini.

Saat Anda berada di tempat Anda menyendiri, buatlah daftar dan pikirkan apa yang paling penting untuk HARI INI. Yesus berkata dalam Matius 6, bahwa sebenarnya tidak ada gunanya mengkuatirkan hari esok. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari. Maksudnya: jika hari ini, hari Jumat, pikirkan tentang hari Jumat saja. Kemudian, perlengkapilah diri Anda dengan daftar prioritas dan hal-hal yang akan dilakukan hari itu (to-do), dan segera memulainya.

Saya suka melakukan saat teduh di pagi hari sebelum orang-orang bangun dan mulai beraktifitas. Beberapa orang melakukan sesi perencanaan mereka di sore hari, di akhir hari kerja. Faktanya adalah, tidak masalah kapan Anda melakukannya, selama itu dilakukan.

Kita didorong dalam Kitab Suci untuk tidak mengkuatirkan apa pun. Tuhan tahu bahwa stres itu mengerikan bagi kita, tetapi sebagian besar dari kita memiliki terlalu banyak stres dalam hidup. Stres memengaruhi segalanya—hubungan kita, kesehatan kita, pengambilan keputusan kita, dan lain sebagainya. Beberapa stres baik karena menyebabkan kita bertindak. Tapi, terlalu banyak stres bisa mematikan. Biarkanlah stress itu pergi dan biarkanlah Tuhan datang. Ia peduli akan setiap detil kehidupan kita dan Ia ingin kita benar-benar memberikan semua detil kehidupan kita kepada-Nya.

Jadi, marilah meluangkan waktu sejenak dan pikirkanlah ini:

Apa sebenarnya akar dari kesibukan Anda?

Apakah aktivitas dan pekerjaan yang menyenangkan & memberi energi itu; mengalir keluar secara alami dari dalam diri Anda?

  1. Atau apakah itu didorong oleh rasa takut?
  2. Atau kesombongan?
  3. Kecemburuan?
  4. Keegoisan?
  5. Ketamakan?
  6. Kebosanan?
  7. Keinginan untuk memberi kesan kepada orang lain?
  8. Tingkat percaya diri yang rendah?

Luangkanlah waktu sejenak dan pikirkan baik-baik delapan hal yang baru saja saya sebutkan. Apa emosi-emosi yang mendorong keputusan Anda tentang bagaimana Anda mempergunakan waktu Anda?

Jika itu adalah salah satu dari emosi-emosi beracun tersebut, Anda dapat meyakini bahwa diri Anda yang palsu (false self) memaksa Anda untuk menyembunyikan ketidaksempurnaan Anda dari orang lain dan mencegah diri Anda yang sebenarnya—walaupun cacat—untuk tidak muncul.

Jika Anda dapat memahami kenyataan bahwa Tuhan mengasihi Anda apa adanya—dan membebaskan diri Anda dari memikirkan apa yang orang lain pikirkan tentang Anda—Anda akan dapat mengidentifikasi hal-hal yang menguras emosi dalam kalender Anda, yang kepentingannya hanya semata-mata untuk memberikan kesan baik kepada orang lain. Saya sangat mendorong Anda untuk mengidentifikasi sumber ketakutan dari kehidupan panik Anda, dan mulai secara bertanggung jawab menjauh dari hal-hal yang menahan Anda untuk menjadi diri Anda yang sebenarnya;seperti yang Allah inginkan.

Mengidentifikasi dan menangani apa yang sebenarnya terjadi di hati Anda akan menolong Anda menciptakan lebih banyak kesempatan di kalender Anda daripada teknik manajemen waktu apa pun. Dan manfaat dari introspeksi dan kejujuran ini: Anda akan berada di jalan menuju pembebasan sejati, keberanian sejati, kebebasan sejati—dan sukacita sejati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *