Oleh Jeff Spadafora, Halftime Director, Global Coaching Services and Product Development
“Saya kehilangan hati saya.” Itulah kata-kata yang Pat Ahern bagikan kepada saya pada suatu pagi di bulan Februari yang suram, di kafe Starbucks. Setelah melayani selama 20 tahun sebagai CEO Red Rocks Credit Union dan menerima banyak penghargaan profesional, pengakuan, dan jabatan politik yang berpengaruh, Pat entah bagaimana, tanpa sadar, selama ini telah mengubur hatinya.
Sebagai seorang yang mengaku dirinya “mengikuti saja kegiatan kristiani”, tiba-tiba Pat ditawari jabatan senior di satu organisasi nirlaba global Kristen. Tawaran itu menunjukkan satu fakta yang mencolok: hatinya dan keluarganya sama sekali tidak siap untuk melayani dalam kapasitas ini.
Tawaran yang besar ini akan berimplikasi pada situasi keuangan, pernikahan, sosial, emosional, dan spiritual. Satu pertanyaan kunci perlu dijawab: “Saya tahu ini adalah peran mulia dengan tujuan yang mulia, tetapi apakah ini adalah tujuan Tuhan dalam hidup saya?” Jawabannya bukan “Ya” atau “Tidak”. Melainkan, “Saya tidak tahu.”
Peristiwa itu menandai awal dari perjalanan Pat bersama lima Halftimer lainnya yang mencoba menjawab pertanyaan yang sama. Ia bergabung dengan Halftime Roundtable yang membantunya merancang pendekatan yang dipersonalisasi untuk mengerjakan tantangan ini. Pendekatan itu sederhana dan juga mendalam:
- Berserah sepenuhnya kepada Tuhan dan dengan sungguh-sungguh mencari Dia dengan cara apa pun yang memungkinkan
- Pelajari lebih dalam tentang bagaimana Tuhan mempersiapkan dia dengan keterampilan dan kemampuan yang unik
- Tingkatkan komunikasi dan bangun kembali kepercayaan dengan istri dan dua putrinya
- Secara agresif mengejar penyembuhan untuk luka-luka batin di keluarganya
- Buka waktunya (dan hatinya) untuk mengeksplorasi dan memperhatikan apa yang terjadi di dunia sekitarnya yang mematahkan hati Tuhan
Pengejarannya yang jujur dan otentik untuk Tuhan dan hubungannya dengan Yesus telah membawanya pada petualangan yang luar biasa (Wild Goose Chase) untuk melayani orang-orang yang hidupnya berantakan dan terluka batin, yang telah diabaikan oleh masyarakat dan sangat dicintai oleh Tuhan.
Meskipun perjalanannya mungkin tidak biasa, beralih dari “Sukses ke Signifikansi” membutuhkan pencarian yang jujur dan otentik terhadap apa yang mematahkan hati Allah dan hubungan kita dengan Yesus Kristus. Saya harap Anda diberkati untuk mengetahui sifat perjalanannya. Saya pikir Pat telah menemukan hatinya kembali.